Total Tayangan Laman

Rabu, 07 Juni 2017

Dipan Opium Antik Cina Peranakan Circa Early 1900



















Dipan Opium Antik Cina Peranakan Circa Early 1900

Dipan Opium ini saya dapatkan dari rumah tua yang masih bergaya Kolonial Belanda di daerah Jawa Tengah. Kondisi original tua apa adanya, plitur masih asli belum diplitur ulang, pada gambar terakhir tampak tanda panah berwarna putih yang menunjukkan ada pengikisan pada kayu. Tampak juga bagian sisi atas kayu yang tampak kusam.

Pada gambar diatas juga tampak marmer dalam kondisi retak dan pecah, berdasarkan informasi dari pemilik awal yang saat ini berusia 57 tahun, bahwa hal tersebut terjadi diakibatkan karena dipecahkan oleh para perusuh pada masa G 30 S PKI saat dia masih kecil dulu. Berdasarkan informasi juga Dipan Opium ini sudah ada pada masa kakek dan neneknya masih hidup, dan diperkirakan sudah ada pada awal tahun 1900an.

Bahan terbuat dari kayu jati dan secara keseluruhan masih dalam kondisi baik. Ukiran pada kayu tampak sangat halus garapannya, gambar daun dan bunga mirip gambar pada sarung batik peranakan pada umumnya. Sisi belakang pada Dipan Opium tidak bergambar jadi biasanya dipajang pada ruangan dirumah dengan cara dipepetkan pada tembok rumah. Kayu yang digunakan cukup tebal, sehingga tampak kaki2 pada Dipan Opium tersebut sangat kokoh berdiri.

Untuk ukuran dimensi lebih kurang tinggi 44cm x lebar muka 218cm x lebar samping 82cm. Bahan pada kayu utuh tidak ada sambungan dan walaupun kondisi marmer sudah seperti itu Dipan Opium ini masih bisa digunakan untuk tidur atau duduk diatasnya, karena marmer cukup tebal dan juga tembus cahaya jika kita sorot menggunakan lampu senter dari bawah kolong Dipan Opium tersebut.

Antik dan Langka menarik untuk menghiasi ruangan dirumah anda.

Harga : SOLD OUT

Senin, 05 Juni 2017

Kamera Kayu Film Antik Circa 1916















Kamera Kayu Film Antik Circa 1916

Kamera Film ini dikenal dengan nama "Wooden Movie Camera / Handycam Ernemann Kino Model C II" yang adalah milik seorang kolektor dan juga Sutradara kondang Indonesia dimana dititipkan kepada saya untuk ditawarkan kepada para penggemar barang antik yang berkelas. Kamera Film ini sebelumnya digunakan sebagai barang properti pada film "Love and Faith" yang sudah tayang pada tahun 2015 lalu. 

Berikut adalah capture gambar dari youtube liputan film tersebut :


Pada gambar tersebut diatas tampak seorang videographer tempoe doeloe disebelah kiri yang sedang menggunakan kamera tersebut untuk meliput sepasang pengantin yang keluar dari dalam Gereja setelah pemberkatan nikah kudus.

Kamera Film ini memiliki dimensi tinggi 21cm x panjang 25,5cm x lebar 11,5cm, bahan body kamera terbuat dari kayu oak/eken, kondisi original dan kemungkinan masih dapat difungsikan. Kondisi fisik kamera tergolong masih baik dan layak menjadi barang koleksi. 

Pada gambar diatas terlihat anak panah berwarna putih adalah menunjukkan sedikit kekurangan pada kamera film ini. Pada gambar no.4 menunjukkan bagian tengah ada jarum penunjuk angka yang hilang berfungsi untuk menentukan kecepatan pengambilan gambar, pada gambar no.5 menunjukkan ada frame bahan kuningan yang hilang berfungsi untuk melihat batas frame gambar yang akan diliput, gambar no.6 menunjukkan ada handle yang hilang berfungsi untuk menggerakkan diafragma pada lensa, tetapi tanpa handle tersebut tuas pada diafragma lensa masih dapat digerakkan. 

Pada gambar no.10 ada anak panah berwarna kuning adalah petunjuk letak lensa tele sebagai lensa tambahan yang berfungsi untuk melihat gambar jauh agar terlihat lebih dekat dan biasanya lensa tersebut adalah bukan bawaan awal kamera film ini, dan dijual terpisah pada masa itu.

Berikut adalah gambar dan harga Kamera Film ini dipasaran luar :




Pada gambar terlihat harga jual kamera tersebut yang cukup mahal dikarenakan kamera ini masuk dalam kategori collector item, namun khusus kamera yang saya tawarkan ini harga sangat dibawah jauh berbeda dengan harga pasaran diatas.

Berikut sekilas sejarah mengenai Kamera Film tersebut :

Heinrich Ernemann 1919

‪Heinrich Ernemann Lahir pada tahun 1850 di sebuah desa kecil di Thuringia, Ernemann pindah ke Stuttgart untuk menjadi montir, Ernemann memulai bisnis sekunder berhubungan dengan kamera pada tahun 1889, pada saat itu Ernemann hanya mempekerjakan 15 pekerja untuk perusahaannya dan pada tahun 1897 Ernemann mulai membangun pabrik baru yang kemudian menjadi kantor perusahaan dan merek dagang Pentacon. 

‪Pada tahun 1916 lahir kamera film 35 mm dengan nama  Ernemann Kino Model C II yang di buat oleh oleh "Ernemann Dresden " dengan system pergerakan film mengunakan engkol dengan mengunakan lensa Ernemann Dresden 1:3,5  F:5 cm. Dan ini salah satu ciptaan Ernemann untuk sebuah kamera amatir awal.
Antik dan Langka menarik untuk menjadi barang koleksi.

‪Keterangan : Call or SMS

Kamis, 11 Mei 2017

Emile Berlier Gramophone Circa 1898 "Very Rare"





















Emile Berliner Gramophone Circa 1898 "Very Rare"

Berliner Gramophone adalah jenis pertama gramophone dengan menggunakan piringan atau disk plat yang sebelumnya berbentuk silinder. 


Untuk jenis ini diproduksi sekitar tahun 1898 :

Model corong seperti ini adalah model awal untuk gramophone. Kondisi original dengan motor mesin masih berfungsi baik dan box utuh dengan komponen lengkap.

Untuk dimensi box gramophone kurang lebih lebar 18cm, diameter plat piringan 18cm, alas box lebar 26,5cm. Corong gramophone memiliki ukuran panjang 40cm dan diameter corong bagian depan 24,5cm. Panjang arm gramophone 30cm, diameter sound box 5cm dengan ketebalan 1cm.

Kondisi box gramaphone masih sangat baik dan pernah diplitur ulang, terbuat dari bahan kayu oak/eken dan tidak ada yang keropos. Pada box mesin masih terdapat logo peri kecil sedang duduk diatas plat disk gramophone dan ada bertuliskan Trade Mark. Ini adalah marking logo gramaphone pertama kali sebelum muncul logo anjing sedang mendengarkan musik gramophone. Pada sisi lain terdapat marking "The Gramophone Company" dengan beberapa nama negara dibawahnya. Negara2 tersebut adalah tempat dimana dipatenkan nama Berliner Gramaphone berada.

Berikut sekilas informasi mengenai "Berliner Gramophone Company" :

Pada tanggal 8 November 1887, Emile Berliner, seorang imigran Jerman yang bekerja di Washington D.C., mematenkan sistem perekaman suara yang sukses. Emile Berliner adalah penemu pertama yang berhenti merekam pada silinder dan mulai merekam pada cakram datar atau plat disk gramofon.
Berliner mendirikan "The Gramophone Company" untuk memproduksi massal cakram suara (plat disk gramofon) dan gramofon.Untuk membantu mempromosikan sistem gramofonnya, Berliner melakukan dua hal.
Pertama, dia membujuk seniman populer untuk merekam musik mereka menggunakan sistemnya. Dua artis terkenal yang masuk sejak awal bersama perusahaan Berliner adalah Enrico Caruso dan Dame Nellie Melba. Pemasaran cerdas kedua yang dilakukan Berliner dilakukan pada tahun 1908, saat ia menggunakan lukisan Francis Barraud tentang "His Master's Voice" sebagai merek dagang resmi perusahaannya.Berliner kemudian menjual hak lisensi atas hak patennya untuk gramofon dan metode pembuatan rekaman ke Victor Talking Machine Company (RCA) yang membuat gramofon menjadi produk yang sukses di Amerika Serikat. Sementara itu, Berliner terus melakukan bisnis di negara lain. Dia mendirikan perusahaan Gram-o-phone Berliner di Montreal, Kanada, Deutsche Grammophon di Jerman, dan Gramophone Co., Ltd.
Warisan Berliner juga tinggal di dalam merek dagangnya, gambar seekor anjing mendengarkan suara tuannya "His Master's Voice" dan nama anjing itu adalah Nipper.
Merek dagang "His Master's Voice" diteruskan kepada Johnson oleh Emile Berliner. Johnson mulai mencetaknya di plat marking Victor Talking Machine Company dan kemudian di label kertas pada disk. Segera, "His Master Voice" menjadi salah satu merek dagang paling terkenal di dunia dan masih digunakan sampai sekarang.


sumber informasi :

Untuk mendapatkan gramophone ini dengan kondisi original sangat sulit, karena keberadaannya yang sangat langka ditemukan. Antik dan Langka menarik untuk dijadikan barang koleksi.

Keterangan : SOLD OUT - Thanks Mr. Ag - JKT