Total Tayangan Laman

Kamis, 13 April 2017

Kipas Angin Vintage KDK - Japan (2)












Kipas Angin Vintage KDK - Japan (2)

Kipas Angin ini kemungkinan diproduksi sekitar Tahun 1960an, memiliki ukuran tinggi lebih kurang 47cm dan diameter kepala kipas lebih kurang 37cm. 

Kondisi masih berfungsi normal dan cat juga masih original. Kepala kipas masih dapat bergerak kiri kanan dan baling2 kipas bergerak dengan setelan 3 kecepatan, listrik masing menggunakan 110Volt. 

Komponen pada kipas masih tergolong lengkap dan original. Kabel dan steker masih bawaan awal kipas tersebut.


Unik dan menarik untuk menjadi barang koleksi dan dipajangan pada ruang rumah anda yang bergaya vintage. 

Keterangan : Rp.1.950.000,- (belum termasuk biaya pengiriman) 

Jam Dinding "Kienzle" Art Deco - Germany (2)













Jam Dinding "Kienzle" Art Deco - Germany (2)

Jam Dinding merk Kienzle buatan Jerman ini diperkirakan produksi sekitar tahun 1930 sd 40an. Terbuat dari bahan kayu oak/eken untuk bagian casingbahan kaca untuk bagian dial dan plat besi pada tutup belakangnya.

Jam ini memiliki diameter 30,5cm untuk casing, dan 25,5cm untuk dial jamnya, dan tebal casing 6cm. Kondisi fisik secara keseluruhan masih tergolong baik (sesuai yang terlihat pada gambar diatas), lengkap dengan anak kunci pemutar mesin, original, dan mesin masih berfungsi dengan baik. 

Kienzle sendiri adalah salah satu merk Jam Jerman yang cukup terkemuka dimasanya, berikut adalah sekilas mengenai sejarahnya: 

Jacob Kienzle

Kienzle Uhren GmbH adalah satu pembuat Jam tertua di Jerman didirikan pada tahun 1822 di Schwenningen - Germany. Pada tahun 1897 Jacob Kienzle sebagai pemilik tunggal perusahaan, dan kemudian diganti oleh putranya Herbert Kienzle dan Christian Kienzle pada tahun 1919

Jacob Kienzle lahir di Schwenningen pada tanggal 12 April 1859dia adalah produsen arloji terbesar dan paling sukses di Schwenningen. Pada tanggal 25 Februari 1935 ia meninggal pada usia 76 tahun di Zurich.

Antik, Unik dan Langka menarik untuk menjadi barang koleksi.

Keterangan : Harga Rp.950.000,- (belum termasuk biaya pengiriman).

Jam Dinding "Seiko" Japan (8)












Jam Dinding "Seiko" Japan (8)

Jam Seiko dengan Tanggal dan Hari ini seluruhnya masih dalam kondisi original. Mesin Jam masih berfungsi dan akurat. Sekali putar penuh kurang lebih bisa bertahan sampai 30 hari.

Jam dua lubang ini berdentang setiap jam dan setengah jam (Jam Tengahan). Bunyi dentangan masih terdengar cukup keras dan normal. Kaca penutup pada dial atau plat jam cembung.

Jam ini memiliki ukuran dimensi 43cm x 26cm x 10.5cm dengan dial pada jam berdiameter 20,5cm. Diperkirakan diproduksi sekitar tahun 1970an.

Kondisi casing pada Jam masih baik tidak ada yang keropos. Hanya pada bagian bawah ada terdapat kayu yang cuil pada sudut bawah sebelah kiri dan pada bagian belakang jam ada kayu yang lecet terkelupas catmya (seperti tampak pada gambar diatas).

Keterangan : Harga Rp.650.000,- (belum termasuk biaya pengiriman).

Meja Teh Art Deco Kayu Jati
















Meja Teh Art Deco Kayu Jati

Meja ini biasa dikenal dengan nama meja teh. Pada bagian atas meja terdapat nampan yang dapat dilepas digunakan untuk tatakan saji.

Bahan meja terbuat dari kayu jati. Kondisi masih dalam keadaan baik tidak ada yang keropos, dan ada sedikit perbaikan dan sudah pernah diplitur ulang. Ukuran meja kurang lebih tinggi 72,5cm, panjang meja 68,5cm dan lebar 45cm.

Pada bagian sisi permukaan meja menggunakan kaca befel. Pada bagian gambar terakhir diatas tampak tanda panah berwarna kuning yang mununjukkan ada bagian kaca befel yang dipasang terbalik, kemungkinan pada saat itu pemasangan kaca tersebut ada kurang teliti.

Unik dan menarik untuk menghiasi rumah anda yang bergaya vintage.

Keterangan : Harga Rp.1.500.000,- (ini merupakan barang titipan dan harga belum termasuk biaya pengiriman).

Minggu, 26 Maret 2017

Jam Dinding "Gustav Becker" Circa Mid 1800 "Rare"





























Jam Dinding "Gustav Becker" Circa Mid 1800 "Rare"

Jam lubang 3 yang memiliki senar berjumlah 5 ini adalah Jam awal pertama kali dibuat oleh Gustav Becker, memiliki tinggi keseluruhan 73cm, lebar depan keseluruhan 33cm, lebar samping keseluruhan 17cm dan diameter plat pada Jam 18,5cm.

Kondisi fisik secara keseluruhan masih dalam keadaan baik dan full originalCasing terbuat dari bahan kayu oak/eken dalam keadaan baik belum ada perbaikan dan belum pernah diplitur ulang. Seluruh komponen pada Jam masih sangat lengkap dan full original, dan kondisi mesin Jam juga masih berfungsi dengan baik.

Pada bagian mesin terdapat logo Gustav Becker, dan kode P 42 yang merupakan keterangan untuk panjang pendulum yang digunakan, dan nomor seri pada mesin 548. Berdasarkan informasi nomor seri mesin Jam tersebut dibuat pada tahun 1850 s/d 1860, termasuk produksi awal Gustav Becker.

Bunyi dentangan Jam ini juga masih terdengar baik, nyaring dan normal. Berbunyi setiap Jam, 1/2 Jam dan setiap 1/4 Jam (Jam Perempatan). Plat atau dial pada Jam masih dalam kondisi baik. Pada bagian atas casing pada Jam masih terdapat label kertas, seperti tampak pada gambar terakhir. 

Kelebihan lain dari Jam ini masih terdapat etiket pada bagian dalam casing yang bertuliskan Nama Toko Jam tempat Jam ini awal dijual, yaitu Toko Mas & HorlogemarkerTong Tjen Seng, beralamatkan di Molenvliet West 224 (Sebrang Kantoor Politie Glodok)Batavia-Stad (Kota Batavia). Pada etiket terdapat juga pesan promosi bertuliskan bahasa Indonesia dengan Ejaan Lama (Ejaan Van Ophuijsen) dan bahasa Mandarin.

Perlu diketahui nama Molenvliet adalah nama sebuah Kanal yang pada tahun 1960 berubah menjadi Jalan Gajah Mada (Molenvliet West) dan Jalan Hayam Wuruk (Molenvliet Oost) yang berlokasi di Jakarta Pusat (Batavia Stad).

Berikut sekilas informasi mengenai Molenvliet :

Ruas Jalan Molenvliet tahun 1940

Suasana Molenvliet tahun 1925

Pada pendulum terdapat tulisan nama Oey Eng Goan dan nama Perusahaan Tempo dulu, yaitu Burt Myrtle & Co, dan juga terdapat tanggal, bulan dan tahun, yaitu 28 September 1929.

Burt Myrtle & Co adalah sebuah Perusahan yang bidang usahanya membuat label atau etiket, yang beroperasi sekitar tahun 1900.

Berikut adalah label iklan promosi yang pernah dibuat :



Dapat saya simpulkan bahwa jam ini dahulu dimiliki oleh Mr. Oey Eng Goan, dimana Jam tersebut adalah hasil pemberian dari Perusahaan Burt Mayrtle & Co, pada 28 September 1929, yang dibeli dari Toko Mas & Horlogemarker "Tong Tjeng Seng" didaerah Molenvliet West 224, Batavia Stad pada masa itu.

Kondisi Jam seperti ini menurut saya sangat istimewa, karena walaupun Jam ini tergolong benda mati dari identitas yang tercamtum pada Jam tersebut kita bisa menarik kesimpulan mengenai sejarah yang pernah ada pada masa itu. Sungguh suatu Jam yang sangat langka dengan kondisi istimewa walaupun usia Jam sudah berusia 150 tahun lebih.

Bentuk jarum dan angka pada Jam tersebut sama atau mirip dengan Iklan Enamel Gustav Becker yang saya miliki seperti berikut ini :




Berikut sekilas informasi mengenai mengnai Gustav Becker :


Gustav Becker dilahirkan pada tahun 1819 dan dikenal sebagai seorang pembuat Jam di Jerman dan Austria, pertama kali memproduksi Jam dan membuka workshops nya di kota Freiburg, Silesia, Germany pada Tahun 1850 dan produksi Jam terakhirnya berakhir di Tahun 1935, nama Gustav Becker sendiri juga sudah tidak asing lagi dikalangan para Kolektor.

Saya sangat senang dengan barang ini karena merupakan salah satu Jam yang merupakan peninggalan sejarah jaman Kolonial Belanda yang memiliki nilai sejarah tersendiri, dan merupakan salah satu barang koleksi pribadi terbaik yang saya miliki, selain berumur sudah cukup tua 150 tahun lebih, kondisi masih sangat baik, full original, tanpa ada perbaikan pada fisiknya, dan sangat jarang ditemukan alias langka untuk Jam dengan kondisi seperti ini.

Antik, Unik dan Langka menarik untuk menjadi koleksi.

Ex Koleksi Pribadi (sudah terjual oleh kolektor sekitar 2 tahun lalu, dan dititipkan kembali untuk dijual) - Harga Call or SMS