Total Tayangan Laman

Jumat, 28 Oktober 2011

Jam Dinding "Junghans" made in Germany









Jam Dinding "Junghans" made in Germany

Jam Dinding ini memiliki Diameter 20 cm, Tinggi 79 cm, Lebar 33 cm dan Lebar Dalam 15cm, kondisi fisik Jam Dinding ini masih tergolong baik dan mesin pada Jam juga masih berfungsi dengan baik, Casing dan Kaca pada Jam masih orisinil, terdapat design ornamen pada sudut2 Casing bagian muka dan atas. 

Jam yang memiliki 8 senar ini diproduksi sekitar Tahun 1930an s/d 1950an, memiliki bunyi dentangan yang terdengar sangat keras dan menggema, berbunyi setiap jam, setengah jam dan seperempat jam (Jam Perempatan), begitu indah dan sangat classic terdengar suara dentangannya....

Antik dan Langka, menarik untuk dikoleksi.

Keterangan : SOLD OUT

Jam RA "Gustav Becker" Germany & Austria










Jam RA "Gustav Becker" Germany & Austria


Jam ini memiliki Tinggi keseluruhan 72cm, Lebar Depan keseluruhan 25cm, Lebar Samping keseluruhan 15cm dan Diameter Jam 13,5cm. Kondisi fisik masih dalam keadaan baik, tidak ada kayu yang keropos, ornamen pada Jam juga masih lengkap, kondisi mesin Jam juga masih berfungsi baik dan akurat, pada bagian mesin terdapat kode P 26 dan Logo Gustav Beker dan nama Kota Silesia, bunyi dentangan Jam ini juga masih terdengar baik dan normal. Plat pada Jam terbuat dari bahan enamel atau porcelein, bahan casing kayu juga masih orisinil, terbuat dari bahan kayu luar oak/eken.

Beker dilahirkan pada tahun 1819 dan dikenal sebagai seorang pembuat Jam di Jerman dan Austria, pertama kali memproduksi Jam dan membuka workshops nya di kota Freiburg, Silesia, Germany pada Tahun 1850 dan produksi Jam terakhirnya berakhir di Tahun 1935.

Ukuran Jam ini agak lebih kecil dari yang biasanya, namun walaupun ukuran lebih kecil  terlihat sangat Cantik dan Anggun, terdapat ukiran yang terlihat detail dan halus bergambar Singa pada bagian atasnya, nama Gustav Beker sendiri juga sudah tidak asing lagi dikalangan para Kolektor Jam Tua, dan Jam ini tentunya berumur sudah cukup tua dan masih sangat jarang ditemukan dengan kondisi seperti ini, Antik, Unik dan Menarik untuk dikoleksi.


Keterangan : SOLD OUT

Jam RA Mauthe "Van Arkeun - Batavia" Germany








Jam RA Mauthe "Van Arkeun - Batavia" Germany


Jam ini memiliki Tinggi keseluruhan 100cm, Lebar Depan keseluruhan 38cm, Lebar Samping keseluruhan 16cm dan Diameter Jam 15cm. Kondisi fisik masih dalam keadaan baik, tidak ada kayu yang keropos, kondisi mesin Jam juga masih berfungsi baik dan akurat, terdapat no registrasi 91942 pada bagian mesin, bunyi dentangan juga masih terdengar baik dan normal. Plat pada Jam terbuat dari bahan enamel atau porcelein, bahan casing kayu juga masih orisinil, terbuat dari bahan kayu luar oak/eken.

Pada permukaan plat pada Jam tertulis nama sebuah Firma "Van Arkeun Ltd Co" yang tidak lain adalah juga "Van Arcken & Co" bisa terdapat perbedaan penulisan karena orang Jerman menuliskan nama dan lafal penyebutan sama, tidak jauh dengan orang Indonesia, dan juga pada plat Jam terdapat nama kota Tempo Doeloe "Batavia" alias Jakarta sekarang ini, yang tentunya memiliki nilai arti sejarah tersendiri. 

Jam seperti ini dibuat pada akhir Tahun 1800 atau awal Tahun 1900. Antik, Unik dan Menarik untuk dikoleksi.

Berikut sekilas sejarah mengenai Firma "Van Arcken & Co" 1861-1958 :


Firma Van Arcken & Co Batavia West-Java Circa 1880



Van Arcken & Co
Perusahaan pengrajin emas, perak, pembuat jam, dan permata. Pertama kali didirikan oleh Clemens van Areken. Toko ini terletak di dekat Gedung Harmonie (1861). Dengan alasan yang tidak jelas, toko ini dilikuidasi pada akhir tahun 1864. Van Areken yang baru dibuka di Noordwijk, menawarkan berbagai jenis barang dari toko lama yang dilikuidasi (Java Bode, 11 November 1864). Perusahaan bisa menjadi Van Areken & Co kembali dan pindah ke toko yang lebih besar di Rijswijk, di sisi timur sudut Gang Sekret.

"Tiffani dari Timur" ini mempunyai konsumen dari kalangan atas seperti Gubernur Jenderal, keluarga Keraton Yogyakarta dan Surakarta, dan anggota kerajaan Siam/Thailand. Perusahaan bangkrut selama masa depresi (1929). Pernah dilanjutkan oleh keturunan Van Areken walau dalam skala kecil (1932). Keluarga ini akhirnya meninggalkan Indonesia pada tahun 1958, hanya tiga tahun dari peringatan satu abad perusahaan.



Keterangan : SOLD OUT

Jam RA Junghans "E.J. Rauch - Bandoeng" Germany








Jam RA Junghans "E.J. Rauch - Bandoeng" Germany


Jam ini memiliki Tinggi keseluruhan 100cm, Lebar Depan keseluruhan 38cm, Lebar Samping keseluruhan 16cm dan Diameter Jam 15cm. Kondisi fisik masih dalam keadaan baik, tidak ada kayu yang keropos, kondisi mesin Jam juga masih berfungsi baik dan akurat, bunyi dentangan masih terdengar baik dan normal. Plat pada Jam terbuat dari bahan enamel atau porcelein, bahan casing kayu juga masih orisinil, terbuat dari bahan kayu luar oak/eken.

Saya sangat tertarik pada Jam ini karena kondisi Jam seperti ini masih sangat jarang ditemukan, terlebih Jam ini masih orisinil, juga dalam kondisi baik dan ornamennya juga masih lengkap, yang tidak kalah menarik pada permukaan plat pada Jam tertulis nama seseoarang "E. J. Rauch" dan nama kota masih dengan Ejaan Lama "Bandoeng" yang tentunya memiliki nilai sejarah tersendiri. Jam seperti ini dibuat pada akhir Tahun 1800 atau awal Tahun 1900. Antik, Unik dan Menarik untuk dikoleksi.


Keterangan : Koleksi Pribadi (Perhubung ada yang sangat berminat, akhirnya barang kesayangan saya yang satu ini saya lepas juga kepada Mr.An.....thanks a lot Sir...) SOLD OUT

Celengan "Postspaarbank" Book Bank 5








Celengan "Postspaarbank" Book Bank 5

Celengan ini memiliki ukuran ukuran Panjang 13 cm dan Lebar 9 cm, kondisi masih layak digunakan dan masih berfungsi dimana masih lengkap dengan anak kuncinya. Pada bagian depan Celengan tertulis nama sebuah Bank "Postspaarbank" yang berdiri sejak tahun 1897 berkedudukan di Batavia (Jakarta saat ini) dan merupakan cikal bakal dari lahirnya Bank BTN.

Dahulu kemungkinan merupakan Souvenir yang dibagikan kepada para Nasabah dan Karyawan oleh Bank tersebut dengan tujuan untuk agar gemar menabung. Celengan ini biasa disebut "Book Bank" karena bentuknya seperti Buku (Handbook) yang mudah untuk dibawa kemana-mana, dibuat dari bahan semacam kulit oscar untuk bagian depan (covernya) dan bagian dalam terbuat dari bahan logam semacam Besi. 

Pada bagian celengan tersebut ada tertulis San Francisco USA Patened July 3 1923, perlu diketahui bahwa barang seperti ini sudah agak sulit ditemukan terutama bersama dengan anak kuncinya, langka dan menarik untuk dikoleksi 

Keterangan : SOLD OUT

Souvenir Celengan "Shawmut Banks" Chicago. USA.







Souvenir Celengan "Shawmut Banks" Chicago. USA.

Celengan ini dibuat dari bahan besi babet, memiliki tinggi 17cm, lebar bagian bawah 6cm x 10cm, kondisi masih tergolong mulus dan masih bisa digunakan, lengkap dengan anak kuncinya, dibuat pada tahun 1974 oleh Banthrico Inc, Chicago USA (tercantum pada bagian bawah Celengan-lihat gambar no.5 pada tanda panah). Pada bagian belakang Celengan terdapat Nama sebuah Bank "Shawmut Banks" yang berdiri sejak tahun 1836 di Boston USA. Unik dan Menarik untuk dikoleksi.

Berikut dibawah adalah sekilas informasi mengenai Celengan tersebut:

Keterangan : SOLD OUT

Telephone "Siemens" Germany





Telephone "Siemens" Germany

Telephone model W 38 ini diproduksi sekitar tahun 1938, kondisi fisik Telephone masih tergolong mulus dan masih berfungsi, dimana dapat melakukan panggilan dan menerima, komponen masih lengkap dan orisinil, masih terdapat box konektornya dan sudah ditambahkan dengan kabel yang dapat langsung dihubungkan dengan kabel Telkom, praktis tinggal pakai. Menarik untuk dikoleksi.

Keterangan : SOLD OUT

Telephone "Ericsson" Sweden






Telephone "Ericsson" Sweden

Telephone ini diproduksi pertamakali di Sweden pada Tahun 1947, kondisi masih tergolong baik dan body Telephone masih mulus, masih befungsi dan orisinil, dapat digunakan untuk panggilan dan menerima, masih terdapat konektor dimana sudah diberikan kabel tambahan yang langsung bisa dihubungkan dengan kabel Telkom, praktis tinggal pakai. 

Pada baut bagian atas sebelah kiri (gambar no.3) ada yang patah, namun kepala baut masih ada dan melekat pada bagian alas bawah Telephone tersebut dengan cara di lem menggunakan power glue, tidak terlalu terlihat dan berpengaruh, karena masih terdapat 3 baut yang dapat mengunci kuat bagian alas pada body Telephone tersebut, dan masih layak untuk menjadi barang koleksi anda.

Berikut adalah sekilas informasi mengenai Telephone tersebut:
http://www.flickr.com/photos/galessa/334046499/

Keterangan : SOLD OUT

Rabu, 05 Oktober 2011

Jam RA "Van Arcken & Co"







Jam RA "Van Arcken & Co"

Jam yang dibelakang mesinnya terdapat kode 35 Am ini masih berfungsi, Am kemungkinan menunjukkan nama kota Amsterdam, Jam dengan design seperti ini diproduksi sekitar akhir 1800an s/d 1900 awal, memiliki Tinggi 99cm, Lebar Muka 30cm, Lebar  Samping 15cm dan Diameter Jam 15cm.

Pada permukaan Jam terdapat nama Firma "Van Arcken & Co" nama kota dengan ejaan lama "Batavia-Soerabaya", plat pada permukaan Jam terbuat dari bahan porcelein/enamel dan kondisi masih sangat mulus tidak ada retak ataupun cuil. Kondisi mesin Jam masih berfungsi dan Jam berjalan akurat, casing Jam masih orisinil terbuat dari bahan kayu luar "Oak" dan ornamen masih lengkap, bentuk design terlihat sangat anggun dan cantik, kayu juga masih dalam kondisi bagus.

Antik, Unik dan Menarik untuk menjadi koleksi.


Berikut sekilas sejarah mengenai Firma "Van Arcken & Co" 1861-1958 :


Firma Van Arcken & Co Batavia West-Java Circa 1880



Van Arcken & Co
Perusahaan pengrajin emas, perak, pembuat jam, dan permata. Pertama kali didirikan oleh Clemens van Areken. Toko ini terletak di dekat Gedung Harmonie (1861). Dengan alasan yang tidak jelas, toko ini dilikuidasi pada akhir tahun 1864. Van Areken yang baru dibuka di Noordwijk, menawarkan berbagai jenis barang dari toko lama yang dilikuidasi (Java Bode, 11 November 1864). Perusahaan bisa menjadi Van Areken & Co kembali dan pindah ke toko yang lebih besar di Rijswijk, di sisi timur sudut Gang Sekret.

"Tiffani dari Timur" ini mempunyai konsumen dari kalangan atas seperti Gubernur Jenderal, keluarga Keraton Yogyakarta dan Surakarta, dan anggota kerajaan Siam/Thailand. Perusahaan bangkrut selama masa depresi (1929). Pernah dilanjutkan oleh keturunan Van Areken walau dalam skala kecil (1932). Keluarga ini akhirnya meninggalkan Indonesia pada tahun 1958, hanya tiga tahun dari peringatan satu abad perusahaan.



Keterangan : SOLD OUT