Total Tayangan Halaman

Selasa, 27 Januari 2026

Kain Batik Kartu Sang Priyayi Jawa

 

Foto Koleksi Pribadi

Foto diatas adalah seorang Priyayi Jawa, yang diperkirakan berasal dari Jawa Timur. Kata Priyayi sendiri mengandung arti golongan/sekelompok orang yang mempunyai kedudukan terhormat di tengah masyarakat, dalam hal ini karena mereka termasuk golongan keturunan Sultan atau Kaum Ningrat.

Kondisi foto beberapa bagian sudah tampak terkelupas karena usia, namun beruntung tidak mengurangi tampilannya, karena wajah dan kain batik yang dikenakan tidak ada terkelupas. Perkiraan foto tersebut diabadikan sekitar tahun 1900 awal.

Bagi saya foto ini terbilang sangat langka, dan sangat menarik untuk dikoleksi, karena kain batik tulis dengan motif bergambar Kartu yang dikenakan pada foto tersebut sangat jarang terlihat. Sampai saat ini tidak ada informasi sama sekali di media sosial, baik itu berupa arsip foto-foto lama dijaman Kolonial Belanda, ataupun juga contoh-contoh kain batik pada buku batik yang saya pernah miliki tidak sekalipun saya pernah melihatnya. 

Pada foto tersebut saya menyebutnya seorang Priyayi, karena dari penampilan pakaian orang tersebut seperti Beskap yang dikenakan, sandal (Trumpah) yang dikenakan dan lainnya menunjukkan sebagai seorang Kaum Ningrat. Dan untuk bisa berfoto dalam studio foto pada masa Kolonial Belanda hanya orang golongan tertentu sajalah biasanya yang dapat melakukannya, karena biaya foto yang terbilang mahal.

Berikut dibawah ini adalah gambaran foto-foto para Bangsawan Jawa pada masa itu :

Sumber informasi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Raden_Toemenggoeng_Danoediningrat_de_regent_van_Kediri_met_zijn_vrouw_TMnr_60020738.jpg

Foto diatas adalah gambaran kaum Ningrat Jawa "Raden Toemenggoeng Danoediningrat" de regent van Kediri. Foto diambil sekitar tahun 1920 - 1930an. Untuk Beskap yang dikenakan tampak terlihat sama dengan foto yang saya miliki, dan menariknya lagi properti kursi yang digunakan pada foto oleh istri beliau sama dengan properti kursi yang digunakan pada foto yang saya miliki.

Sumber informasi :
https://radarsurabaya.jawapos.com/kota-lama/775392685/bangsawan-zaman-dulu-sosok-dihormati-dan-punya-jabatan

Pada foto diatas tampak jenis sandal yang digunakan oleh kaum bangsawan Jawa lainnya, dan sandal jenis ini biasa disebut dengan Trumpah, dan sama dengan sandal yang dipakai oleh pria pada foto yang saya miliki.

Jenis Sandal Trumpah

Berikut dibawah adalah gambaran foto lengkap yang saya miliki :

Foto Koleksi Pribadi
Ukuran Foto 9,5cm x 6,5cm
Ukuran Board 16,5cm x 12cm


Pada board foto bagian kiri bawah terdapat nama Studio " Khoen Tjihiang" yang berada didaerah "Tjantian" kota Soerabaia (Surabaya pada saat ini). Daerah "Tjantian" dari informasi yang saya dapatkan termasuk dalam wilayah Pecinan Lama kota Surabaya. Pada masa Kolonial Belanda kawasan "Tjantian" ini merupakan kawasan yang menjual barang-barang cantik seperti kain, kosmetik, bunga dan lainnya, dan inilah mengapa wilayah ini dinamakan "Tjantian", berasal dari kata Tjantik (Cantik).


Pada bagian kanan bawah terdapat huruf kanji, yang kemungkinan ini merupakan kata-kata syair.




Semua tulisan yang tercantum pada board foto tersebut berwarna emas, dan terdapat gambar motif daun dan bunga dengan tampilan emboss, sehingga hal ini menambah keanggunan tampilan dari foto tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar