Total Tayangan Halaman

Senin, 20 Juli 2015

Kamera Kayu Antik "Astoria" Japan




























Kamera Kayu Antik "Astoria" Japan

Kamera merk Astoria buatan Jepang ini diperkirakan diproduksi pada awal tahun 1900-an, dan kamera jenis ini bisa digunakan didalam dan diluar studio. Kamera terbuat dari bahan Cherry Wood  (kayu cherry) dengan kualitas terbaik. Kondisi kamera secara keseluruhan masih tergolong baik, tidak ada keropos pada kayunya dan masih bisa berfungsi normal. Untuk tripod pada kamera masih kokoh dan kayu tidak ada keropos atau retak serta asesorisnya masih lengkap.

Komponen pendukung pada kamera terbuat dari bahan kuningan dan besi dengan asesories masih dalam kondisi lengkap dan original. Khusus untuk gerigi untuk maju dan mundur pada fokus kamera bagian belakang tidak ada, dan pada bagian depan agak sedikit aus karena usia dan pemakaian, sehingga butuh dibantu untuk ditarik atau didorong dengan jari tangan pada saat kamera ingin dimajukan atau dimundurkan fokusnya (bellows pada kamera akan menjadi lebih rapat jika posisi mundur dan juga akan menjadi lebih renggang pada posisi maju). Untuk bellows pada kamera terbuat dari bahan kain dengan kondisi masih baik.

Untuk permasalahan gerigi yang letaknnya pada bagian dalam kamera tidak akan mempengaruhi penampilan dan kinerja kamera secara menyeluruh. Kamera masih sangat layak untuk menjadi barang koleksi dan investasi.

Kamera dengan merk Astoria buatan Jepang ini menggunakan film Large Format dan masih menggunakan film dari bahan plat kaca berlapis bahan kimia dengan ukuran cut film holder lebih kurang 28cm x 20cm x 2cm dan ukuran film plate 21,5cm x 16,5cm. 

Lensa pada kamera berbahan kuningan dan termasuk jenis lensa yang tergolong tua dan kondisi masih berfungsi normal, dengan ukuran diameter lensa 5cm dan panjang lensa 4cm. Lensa kamera masih terdapat tutup lensa bawaan alias original, terbuat dari bahan kulit dan lapisan bagian dalam terbuat dari bahan kain beludru.

Pada view finder frame terdapat merk Astoria, juga pada tali kamera terdapat merk Astoria, dan bagian bawah kamera juga tampak marking Astoria yang terbuat dari bahan besi babet dengan kondisi ada bagian yang cuil.

Jika kamera ini ingin digunakan kesulitannya adalah untuk film yang berbahan dari plat kaca tersebut kemungkinan sudah tidak diproduksi dan juga sudah tidak ada yang menjualnya lagi.

Ukuran panjang tripod kamera adalah 150cm, dan untuk kondisi pada posisi terlipat adalah 60cm. Untuk kameranya pada posisi standar memiliki dimensi Tinggi 29cm x Panjang 26cm x Lebar 26cm dan pada posisi maksimal panjang kamera bisa mencapai 42cm. 

Untuk mendapatkan kamera jenis ini dalam keadaan baik, lengkap serta original tentunya sangat sulit, dan jenis kamera ini biasanya banyak menarik perhatian para kolektor untuk memilikinya,  terlebih kamera dengan merk Astoria jenis seperti ini sangat jarang ditemukan, biasa yang saya dapatkan adalah jenis kamera untuk didalam studio atau jenis kamera studio.

Antik, Unik dan Langka, menarik untuk menjadi barang koleksi.

Keterangan : SOLD OUT Thanks Mr. LO

Rabu, 24 Juni 2015

Peta Indonesia Djadoel Circa 1960













Peta Indonesia Djadoel Circa 1960

Peta ini terbuat dari bahan hard board dengan permuakaan gambar dibuat dengan cara dilukis. Kondisi masih cukup baik, dengan ukuran kurang lebih panjang gambar 116cm x lebar 58cm, dan ukuran frame kurang lebih panjang 123cm x lebar 65cm.

Saya mendapatkan Peta ini dari kawan saya sesama penggemar barang Antik di Jakarta, dan menurut informasi dari bersangkutan didapat dari keluarga Menteri Muda Pekerjaan Umum jaman era Presiden Soekarno yang bernama Ir. Herling Laoh.

Ir. Herling Laoh

Ir. Herling Laoh masuk dalam Kabinet Sjahrir II masa bakti 12 Maret 1946 s/d 2 Oktober 1946, dan sebagai Wakil Menteri Muda Pekerjaan Umum pada Kabinet Sjahrir III masa bakti 2 Oktober 1946 s/d 3 Juli 1947, dan seterusnya sampai dengan Kabinet RIS sebagai Menteri Perhubungan, Tenaga, dan Pekerjaan Umum. http://id.wikipedia.org/wiki/Herling_Laoh

Pada Peta terdapat beberapa nama-nama kota di Indonesia yang masih menggunaan Ejaan Soewandi (berlaku pada 17 Maret 1947) atau Ejaan Republik. Pada Peta Pulau Kalimantan dibagian atas terdapat Negara bagian Malaysia yang masih menggunakan nama Malaysia Timur (sekarang Sarawak) dan Kalimantan Utara (sekarang Sabah). 

Hal ini sarat dengan sejarah mengenai Konfrontasi Indonesia - Malaysia, yang adalah pembangkangan politik tentara Indonesia kepada pembentukan Malaysia atau penyatuan Persekutuan Tanah Melayu (kini Malaysia Barat) dengan tanah jajahan mahkota/naungan British di Sabah dan Sarawak (secara umum dikenal sebagai British Borneo, Malaysia Timur) pada bulan September 1963.  http://ms.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia

Peta ini dahulu biasa diletakaan diruang kerja dibelakang meja kerja dibawah Lambang Negara "Burung Garuda Pancasila", dan merupakan sebuah peninggalan masa lalu jaman Presiden Pertama Indonesia "Soekarno" yang dapat menjadi kenangan kita pada masa sekarang ini.

Keterangan : Ex Koleksi Pribadi - Harga Rp.2.000.000,- (belum termasuk biaya pengiriman). 

Antique Globe "Reliable Series" England Circa 1930









Antique Globe "Reliable Series" England Circa 1930

Globe ini dibuat dari bahan tinplate, memiliki ukuran tinggi 20cm, diameter kaki 11cm dan diameter bola dunia 11cm. Kondisi fisik masih baik, tedapat marking dari fabrikan merk bersangkutan Reliable Series buatan England dan diproduksi sekitar tahun 1930-an.

Berikut sekilas informasi mengenai globe tersebut :

Saya tertarik mengkoleksi barang ini karena pada globe tinplate tersebut terdapat nama-nama kota di Indonesia (Ned Indie pada masa itu) yang masih menggunakan ejaan lama Van Ophuijsen seperti tampak pada gambar diatas (Batavia, Bandoeng, Jocjakarta, Soerakarta dll), sehigga kita dapat dengan mudah bisa menarik kesimpulan bahwa barang ini adalah buatan lama peninggalan masa Kolonial Belanda.


Illustration of Vintage Workbench

Jika kita meletakkan globe tinplate ini diatas meja kerja pribadi yang bergaya vintage, maka makin tampak lengkaplah koleksi kita yang bernuansa old office.

Antik dan Unik menarik untuk menjadi barang koleksi.

Keterangan : Ex Koleksi Pribadi - Harga Rp.1.500.000,- (sudah termasuk biaya pengiriman khusus untuk wilayah P.Jawa)